Terulang lagi Tiga Nelayan Indonesia Hilang di Perairan Filipina

Bagikanberita.com – Dari konfirmasi pemerintah Filipina yang ada di Manila Bahwa ada sedikitnya tiga orang nelayan saat mencari ikan  diperairan filipina selatan. Para nelayan tersebut disinyalir hilang di daerah yang dikenal sebagai daerah penculikan oleh gerombolan militan islam.

 

Terulang lagi Tiga Nelayan Indonesia Hilang di Perairan Filipina. (Thinkstockcyano66)

Terulang lagi Tiga Nelayan Indonesia Hilang di Perairan Filipina. (Thinkstockcyano66)

Pemerintah Filipina juga menyebutkan bahwa ketiga nelayan asal Indonesia itu hilang pada hari Rabu tanggal 18-01-2017 di sekitar perairan perbatasan antara Filipina dan Malaysia. Teatpi kondisi dan juga penyebab hilangnya ketiga nelayan tersebut belum diketahui.
“Mereka masih hilang, dan kami juga belum dapatkan konfirmasi siapa yang bertanggungjawab atas penculikan ataupun dimana mereka sekarang,” Kata Komandan Militer Regional Mayor Jenderal Carlito Galvez kepada AFP.

“Oleh sebab itu, kami belum bisa mempertimbangkan ini sebagai kasus penculikan.”
Bernama (Kantor Berita Malaysia) juga melaporkan bahwa kapal nelayan asal Indonesia itu ditemukan tanpa kru dengan kondisi mesin masih menyala.

Kelompok militan Islam di Filipina, Abu Sayyaf, sering kali menculik nelayan dan orang yang melaut di perairan sekitar Filipina, Indonesia, dan Malaysia , dari tahun lalu. Mereka menyekap sandera dan juga pernah menyerang kapal kargo.
Dari tingginya angka penculikan tersebut, memicu sebuah kecurigaan pada Indonesia akan hadirnya ‘Perompak Somalia’ baru. Hal tersebut akhirnya mendorong kerjasama pada ketiga negara untuk melakukan upaya patroli bersama.

Disamping itu, Biro Maritim Internasional juga mengatakan, penculikan di kawasan perairan, menyentuh angka tertinggi dalam dekade terakhir, dengan kawasan perairan Filipina lah yang jadi paling rawan.

Abu Sayyaf mempunyai markas sendiri di pulau terpencil di Filipina bagian selatan. Kelompok militan tersebut telah berbaiat kepada ISIS, Akan tetapi analis juga mengatakan mereka akan lebih fokus pada penculikan yang berujung dengan tebusan. (les)

Baru Saja Dibaca

wisata aditapak